Permasalahan tenurial kawasan hutan di NTB

Permasalahan tenurial adalah merupakan permasalahan penggunaan kawasan hutan dan pendudukan kawasan hutan tanpa ijin dengan luas permasalahan tenurial sampai dengan tahun 2015 adalah 9.308,52 Ha. Beberapa bentuk permasalahan tenurial yang dijumpai yaitu:

  • Areal transmigrasi dalam kawasan hutan
  • Perambahan/ lahan garapan masyarakat dalam kawasan hutan
  • Perluasan pemukiman penduduk dalam kawasan hutan
  • Sertifikat dalam kawasan hutan
  • Bangunan fasilitas umum seperti sekolah, masjid dan puskesmas dalam kawasan hutan
  • Bangunan fasilitas pribadi seperti villa/bungalow dalam kawasan hutan
No Nama Kab/ Kota Perkiraan Luas (Ha) Jenis Tenurial/ Masalah
1 Kota Mataram
2 Lombok Barat 90 Transmigrasi Purnawirawan AD
    1.4 Villa, Hotel/ Bungalow Perorangan
    250 Perambahan masyarakat
    900 Perambahan masayarakat dari Loteng
4 Lombok Tengah 4.39 Perambahan/ lahan garapan masyarakat dan pemukiman
    14.45 Perambahan/ lahan garapan masyarakat dan pemukiman
    300 Penguasaan untuk garapan, pemukiman dan sekolah
5 Lombok Timur 30 Sekolah dan pemukiman penduduk
    12 Perambahan/ lahan garapan dan pemukiman masyarakat
    200 Perambahan/ kebun dan lading yang terdapat SPPT masyarakat
    1000 Perambahan lading dan kebun masyarakat
    140 Masjid, pemukiman dan kebun/lading masyarakat
    235 Ladang dan kebun masyarakat
    5 Penginapan semi permanen PT. Lombok Saka
3 Lombok Utara 80 Sertifikat dalam kawasan hutan
    87 Perambahan/ lahan garapan masyarakat
    100 Perambahan/ kebun/ garapan dan pemukiman masyarakat
    26 Hotel dan pemukiman masyarakat
6 Sumbawa 5 Pembangunan SMU dan pekarangan
    250 Sawah dan kebun masyarakat
    10 Perambahan berupa kebun dan bangunan masyarakat
    50 Pembangunan DAM tanpa IPPKH oleh Kementerian PU
    4 Pembangunan Embung tanpa IPPKH oleh Kementerian PU
    2.5 Pembangunan Embung tanpa IPPKH oleh Kementerian PU
    50 Areal transmigrasi yang berada dalam kawasan hutan
    10 Tambak masyarakat
    3 Dusun dalam kawasan hutan
    50 Pemukiman dan lahan garapan masyarakat
    100 Rencana Pelabuhan barang
    1.1 Bendung dan saluran irigasi PU/ Pemda Sumbawa
    250 Perambahan/ perluasan transmigrasi Toloui
7 Sumbawa Barat 10 Perluasan areal lahan garapan dan pemukiman masyarakat
    3 Pembangunan jalan menuju enclave Mantar
    43.41 Pembangunan jalan lingkar selatan Pulau Sumbawa
    6.7 Peningkatan jalan menuju enclave Rarak (dari tanah menjdi aspal)
    3000 Alih fungsi dari HL menjadi HPT pada sebagian KH. Olat Lemusung (bagian selatan)
8 Dompu 15 Pemukiman dan kebun
    15 Perluasan transmigrasi
    125 Areal transmigrasi
    203.8 Areal transmigrasi
    253 Rencana genangan Dam Tanju
    200 Rencana lahan pertanian
    11.61 Rencana genangan Dam Kancu
    55.2 Perluasan Desa Kramabura
    24.54 Perluasan Desa Kempo
    55.7 Transmigrasi Katua
    80.99 Jalan Lingkar Kota Dompu
    2 Pembangunan SD Riwo
    89.68 Perluasan kampong nelayan
    361 Areal transmigrasi Sukadamai
    41.85 Perluasan pelabuhan ikan dan kampong nelayan
9 Bima 18 Kebun Bawang masyarakat
    3.2 Jalan Pengerasan
    100 Perambahan/ pertanian masyarakat
    39 Perambahan/ pertanian masyarakat
    72 Perambahan/ pertanian masyarakat
    35 Perambahan/ pertanian masyarakat
10 Kota Bima 183 Pemukiman, fasilitas umum (sekolah, masjid, kantor lurah, puskesmas, kantor PLN) dan kebun aktif
  TOTAL 9.308,52  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *