LAPORAN PENANGANAN PENGADUAN KASUS LINGKUNGAN HIDUP TAHUN 2016

Pengaduan kasus Pencemaran dan/atau Perusakan Lingkungan Hidup yaitu penyampaian informasi secara lisan maupun tulisan dari setiap pengadu kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, mengenai dugaan terjadinya pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup dari usaha dan/atau kegiatan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan/atau pasca pelaksanaan. Adapun yang menjadi ruang lingkup pengaduan tersebut adalah:

  1. Pencemaran lingkungan hidup, yaitu masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan.
  2. Perusakan lingkungan hidup, yaitu tindakan orang yang menimbulkan perubahan langsung atau tidak langsung terhadap sifat fisik, kimia, dan/atau hayati lingkungan hidup sehingga melampaui kriteria baku kerusakan lingkungan hidup.

Di tahun 2016, terdapat sebelas pengaduan kasus Pencemaran dan/atau Perusakan Lingkungan Hidup sebagaimana tabel di bawah ini.

NO ASAL PENGADUAN ISI PENGADUAN
1 Camat Ambalawi melalui laporan langsung ke Pos P3SLHD BLH Kab. Bima yang diteruskan ke Pos P3SLHD BLHP Prov. NTB Pengambilan pasir pantai yang terjadi di Desa Mawu Kecamatan Ambalawi sudah berlangsung sejak Tahun 2014 yang menyebabkan terjadinya kerusakan sempadan pantai dan areal perkebunan milik warga akibat lalu lalang truk pengangkut pasir.
2 Laporan masyarakat Desa Bilebante ke BLH Kab. Lombok Tengah yang diteruskan ke Pos P3SLHD BLHP Prov. NTB Penambangan pasir (galian C) pada lahan produktif oleh warga sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan tergenangnya sawah produktif oleh lumpur sisa penambangan dan dikhawatirkan akan merusak lahan sawah milik warga lain di sekitar lokasi penambangan
3. Laporan secara lisan wartawan media cetak lokal ke Pos P3SLHD Prov. NTB Dugaan pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah tambak udang ke sungai milik PT. Bibit Unggul di Desa Rempek Kecamatan Gangga Kab. Lombok Utara yang menyebabkan warga mengalami gatal-gatal akibat kontak dengan air sungai di sekitar lokasi tambak.
4. Laporan secara lisan Badan Intelejen Nasional (BIN) ke Pos P3SLHD Prov. NTB Kerusakan lingkungan akibat kegiatan penambangan dan penggelondongan emas tanpa izin di Desa Pesa Kecamatan Wawo Kabupaten Bima.
5. Laporan masyarakat Desa Bilebante ke KLH Kab. Lombok Tengah yang diteruskan ke Pos P3SLHD BLHP Prov. NTB Penambangan pasir (galian C) pada lahan produktif oleh warga sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan tergenangnya sawah produktif oleh lumpur sisa penambangan dan dikhawatirkan akan merusak lahan sawah milik warga lain di sekitar lokasi penambangan
6. Laporan Masyarakat Desa Kuripan Utara Kecamatan Kediri ke BLH Kab. Lombok Barat yang diteruskan ke Pos P3SLHD BLHP Prov. NTB Kerusakan lingkungan akibat kegiatan penambangan pasir (Galian C) di Desa Kuripan Utara Kecamatan Kediri yang menyebabkan rusaknya areal persawahan warga.
7. Surat Pengaduan Front Pemuda Pulau Sumbawa (F-PPS) ke Pos P3SLHD Prov. NTB. Dugaan Kerusakan lingkungan akibat kegiatan penambangan dan pengolahan bahan batuan dan mineral bukan logam oleh PT. Bunga Raya Lestari di Desa Lito Kecamatan Moyo Hulu Kab. Sumbawa.
8. Surat pengaduan WAPELHI LOBAR (Wadah Peduli Lingkungan Hidup Kab. Lombok Barat) Nomor: 09/WAFELHI.LOBAR/C/V/2016 tanggal 31 Mei 2016 perihal laporan pencemaran dan kerusakan lingkungan yang dilakukan oleh PT. PLN (Persero) Wilayah NTB PLTU Jeranjang Pencemaran dan kerusakan lingkungan yang dilakukan oleh PT. PLN (Persero) Wilayah NTB PLTU Jeranjang
9. Laporan secara lisan ke Pos P3SLHD Kantor Lingkngan Hidup Kabupaten Dompu Kerusakan lingkungan akibat kegiatan penambangan pasir yang dilakukan oleh PT. Rangga Eka Pratama dan PT. Lancar Sejati sejak bulan Maret 2016 sampai Juni 2016 di Desa Nangan Kara Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu
10. Laporan secara lisan ke Pos P3SLHD Kantor Lingkngan Hidup Kabupaten Dompu Pencemaran lingkungan akibat limbah ternak ayam milik warga Kelurahan Potu Dompu
11 Laporan secara tertulis ke Pos P3SLHD Prov. NTB dan Pos P3SLHD Kab. Lombok Barat tanggal 24 Oktober 2016 Dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah cair dari IPAL Killa Hotel Senggigi yang menimbulkan bau tidak sedap dan seringkali mengalir/menggenang di sekitar jalan menuju kawasan Pantai Senggigi

Download

File Description File size Downloads
pdf Laporan Penanganan Kasus Lingkungan Hidup Tahun 2016 56 KB 246

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *