TAHUN 2018, NTB AKAN MEMILIKI JARINGAN PEMANTAUAN KUALITAS UDARA AMBIEN OTOMATIS (AQMS)

Pada hari Rabu tanggal 18 Oktober 2017, Dinas LHK Prov. NTB mendapat kunjungan dari Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara Ditjen PPKL Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dalam kunjungan tersebut, Direktur Pengendalian Pencemaran Udara, Bapak Dasrul Chaniago disambut langsung oleh Kepala Dinas LHK Provinsi NTB, perwakilan dari Dinas LH Kota mataram, beserta staf.

Kunjungan yang direncanakan selama dua hari tersebut merupakan rangkaian dari rencana pemasangan Air Quality Monitoring System (AQMS) di Kota Mataram. AQMS merupakan suatu sistem pemantauan kualitas udara yang dirancang untuk menghitung kadar senyawa-senyawa tertentu di udara secara otomatis dan kontinyu selama 24 jam dengan data real time. Sebelumnya, pada tahun 2015 telah dilakukan studi kelayakan untuk pemasangan jaringan pemantauan kualitas udara tersebut di Kota Mataram. Adapun agenda kunjungannya selain koordinasi lanjutan pembangunan peralatan AQMS, juga akan dilakukan peninjauan lokasi penempatan peralatan dan display data serta peninjauan ruangan pengolahan data di Dinas LHK Prov. NTB dan Dinas LH Kota Mataram.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara Ditjen PPKL telah membangun sistem pemantauan kualitas udara ambien secara kontinyu/ Air Quality Monitoring System (AQMS) di 3 kota (Palembang, Jambi dan Palangkaraya) pada tahun 2016 dan sedang dalam proses pembangunan di 4 kota pada tahun 2017 ini (Pekanbaru, Padang, Pontianak dan Banjarmasin). Ditargetkan total yang akan terbangun sampai dengan tahun 2019 adalah 45 Kota.

Output dari sistem yang dibangun tersebut berupa hasil pemantauan yang dinyatakan dalam parameter pantau. Terdapat tujuh parameter pantau yang dihasilkan yaitu SO2, NO2, CO, O3, HC, PM10 dan PM2,5. AQMS juga mengumpulkan data penunjang yang penting bagi analisis kualitas udara yaitu arah angin, kecepatan angin, suhu, curah hujan, kelembaban udara dan radiasi sinar matahari.

Selanjutnya hasil pemantauan dilakukan pengolahan data menjadi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), yaitu laporan kualitas udara kepada masyarakat untuk menerangkan seberapa bersih atau tercemarnya kualitas udara dan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan setelah menghirup udara tersebut selama beberapa jam/hari/bulan. Hasil pemantauan tersebut kemudian bisa diakses oleh masyarakat secara online maupun melalui public data display yang ditempatkan di area publik dan instansi pemerintah terkait.

Dengan adanya sistem pemantauan kualitas udara ambien secara kontinyu serta aplikasi pemantauan kualitas udara ambien berbasis web, harapannya masyarakat luas dapat dengan mudah mengakses informasi tentang kondisi kualitas udara ambien yang ada di daerahnya. Dan pihak pengambil kebijakan akan lebih mudah dalam menentukan arah kebijakan terkait pengendalian pencemaran udara apabila data yang diperlukan dapat dipenuhi sesuai standar yang ada.

Untuk NTB, rencana pembangunan AQMS akan dilaksanakan pada tahun 2018. AQMS tersebut akan terdiri dari: (1) Fixed station atau stasiun pemantau tetap merupakan suatu peralatan pemantauan yang ditempatkan didalam kontainer (shelter) yang dirancang secara khusus agar dapat memonitor kondisi kualitas udara dengan akurat menggunakan sensor yang bekerja secara spesifik dan dapat bekerja secara kontinyu. Stasiun pemantauan ini rencananya akan dipasang di halaman Balai Laboratorium Lingkungan Hidup Provinsi NTB; (2) Regional Center yang merupakan pusat administrasi dan pemrosesan data kualitas udara. Di Regional Center, data dan fungsi sistem diperiksa dan dinyatakan sebagai data yang valid atau tidak. Data yang sudah dinyatakan valid inilah yang kemudian diolah lagi menjadi ISPU. Regional Center Provinsi direncanakan berada di Laboratorium Lingkungan Hidup Provinsi NTB dan Regional Center Kota akan berada di Kantor LH Kota Mataram; (3) Public Data Display, merupakan sebuah papan atau display yang berguna untuk menampilkan data kualitas udara (data ISPU) hasil dari pemrosesan data. Outdoor display direncanakan akan dipasang di perempatan Cilinaya, Kota Mataram dan Indoor display akan dipasang di kantor Dislhk Provinsi NTB serta kantor Dinas LH Kota Mataram. (dian/lil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *