Pengembangan Madu Trigona di BKPH Tambora

Diawal Tahun 2018 Balai KPH Tambora yang difasilitasi oleh BPHP Wilayah VII Denpasar mengadakan kegiatan “Pelatihan Penanganan Pasca Panen dan Teknologi serta Penggunaan Alat Pengolahan HHBK Madu Kepada Kelompok Tani Hutan di Wilayah Balai KPH Tambora”. Dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 24 – 26 Januari 2018 di Desa Sorinomo, Kec. Pekat, Kab. Dompu.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yaitu Pelatihan Budidaya Lebah Trigona (15 – 17 November 2017) dengan peserta yaitu KTH Cempaka Sari. KTH ini merupakan kelompok binaan Balai KPH Tambora sejak tahun 2017 yang bergerak dibidang usaha budidaya lebah Trigona. Pada kegiatan pelatihan sebelumnya kelompok ini mendapat bantuan sarana dan prasarana berupa stup (100 buah), koloni lebah Trigona (5 stup), topi bertudung (1 buah).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BKPH Tambora Burhan, SP.,MM. Dalam sambutannya menyampaikan harapan dan dukungan terhadap keberhasilan pengembangan HHBK madu disekitar wilayah BKPH Tambora, khususnya pada KTH Cempaka Sari, mengingat bahwa madu adalah salah satu ikon kawasan Tambora. Kemudian beliau menegaskan bahwa bantuan peralatan yang telah diberikan sebelumnya merupakan stimulan agar kelompok tani bisa memulai usaha budidaya lebah Trigona dan diharapkan dapat berkembang tanpa selalu bergantung pada bantuan.

Mengingat Desa Sorinomo adalah salah satu desa yang pemukimannya berbatasan langsung dengan kawasan hutan Tambora, Kepala BKPH Tambora juga mengingatkan pentingnya menjaga kawasan hutan karena salah satu faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan pengembangan madu adalah kondisi hutan yang bagus.

Setelah acara sambutan, berturut-turut penyampaian materi dan praktek oleh I Nyoman Bimantara, S.Hut yang menyampaikan tentang “Kebijakan Pemerintah di Bidang HHBK Madu”. Dilanjutkan dengan penyampaian dari Muhlis Qosyim, S.Hut dengan materi “Pemanenan dan Teknik Pengolahan Produk Lebah.” Kemudian Burhan, SP., MM menyampaikan tentang “Pemasaran Produk Lebah.” dan ditutup dengan penyampaian materi dari Nyoman Yudiarta, S.Hut tentang “Praktek Pemanenan dan Teknik Pengolahan Produk Madu.”

Kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan BKPH Tambora dan BPHP Wilayah VII Denpasar dalam mendorong pengembangan HHBK madu, khususnya madu Trigona di Desa Sorinomo dan diharapkan dapat berkembang meluas disekitar wilayah BKPH Tambora sehingga dapat memberi hasil yang nyata kepada masyarakat berupa peningkatan pendapatan dan munculnya kesadaran untuk menjaga kelestarian kawasan hutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *