Mataram (19/8) – Rayakan HUT KE-80 RI Pemprov NTB Gelar Parade Budaya. Penuh sesak Jantung Kota Mataram, yang dipenuhi ±6000 peserta parade. Kemeriahan parade ditambah dengan keriuhan penonton parade yang berasal dari warga mataram maupun wisatawan Mancanegara yang ingin melihat Budaya Warga NTB.
Warna Warni Parade Budaya dihiasi oleh 68 Kontingen dari berbagai elemen masyarakat di wilayah NTB antara lain Aparat TNI/POLRI, Perguruan Tinggi, Organisasi Kemasyarakat, Instansi Pemerintah, Sekolah hingga budayawan. Dengan rute dari Islamic Center hingga kantor Gubernur NTB Kegiatan ini merupakan simbolisme dari perjuangan dan melestarikan keanekaragaman budaya di NTB.
Dari sejumlah keragaman tersebut, di formasi Lingkup LHK NTB terdiri dari SATGAS ZEROWASTE, dan Polisi Kehutanan (POLHUT) Lingkup LHK NTB juga tak mau ketinggalan unjuk gigi. Dengan formasi gabungan POLHUT dari instansi daerah maupun vertikal. Dalam parade ini, POLHUT membawa beberapa barang bukti sitaan hasil dari operasi pengamanan Hutan di NTB dalam beberapa tahun belakangan. Hal itu menambah poin keunikan sekaligus menjadi bukti perjuangan POLHUT NTB dalam menjaga Kawasan Hutan NTB dari Tindak Pidana Kehutanan (TIPIHUT).
Walau dalam Parade ini POLHUT NTB muncul “dipermukaan” namun keseharian POLHUT NTB merupakan perjuangan dalam senyap dalam menjaga setiap jengkal dari kawasan hutan yang luasnya mencapai ±1 Juta hektare. Dengan keterbatasan personil yang kurang dari 1.000 di tahun 2024, tercatat lebih dari 50 kasus perambahan, penebangan liar, dan perburuan satwa yang berhasil ditangani. Angka ini mungkin terlihat kecil, namun setiap kasus mewakili ribuan meter kubik kayu yang diselamatkan dan ratusan satwa liar yang terhindar dari kepunahan. (rz)




