Visi Misi

Pentingnya keberadaan lingkungan hidup dan kehutanan untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan menjadikan pengelolaannya harus dilakukan bersama-sama secara efektif, efisien oleh seluruh pihak yang terkait. Dengan adanya visi yang merupakan gambaran umum dari keadaan yang ingin dicapai sampai dengan tahun 2018, diharapkan akan menjadi arahan bersama. Mengacu pada tugas pokok dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, serta program sektor lingkungan hidup dan kehutanan yang tertuang dalam RPJMD Provinsi NTB Tahun 2013-2018, Visi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB Tahun 2013-2018 adalah : “Optimalisasi Pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan secara kolaboratif dan partisipatif”.

Pengelolaan yang dimaksud yaitu perencanaan program kegiatan yang tepat sasaran, penguatan kelembagaan di tingkat tapak sebagai pelaksana, pemanfaatan dan penggunaan sumberdaya alam secara optimal, rehabilitasi dan reklamasi untuk memperbaiki kondisi lingkungan yang menurun serta perlindungan dan konservasi SDA untuk menjaga kondisi lingkungan hidup dan kehutanan yang ada. Kolaboratif artinya dilakukan secara transparan, partisipatif, terpadu, aspiratif, berkeadilan, berkesinambungan dan berkelanjutan, dengan didukung oleh berbagai pihak baik itu pemerintah, LSM, masyarakat, akademisi maupun pengusaha yang berintegritas moral yang baik, profesional, kompeten dan mampu bekerjasama. Partisipatif artinya melibatkan masyarakat sebagai penerima program tidak hanya pada tahapan pelaksanaan tapi dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan sampai dengan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program kegiatan.

Untuk mewujudkan Visi pembangunan kehutanan tersebut dirumuskan ke dalam Misi sebagai berikut :

  1. Mendorong rehabilitasi hutan dan lahan produktif secara partisipatif dengan menyediakan tanaman kehutanan yang produktif secara ekonomi dan pola tanam yang memungkinkan kombinasi tanaman kehutanan dengan jenis yang cepat menghasilkan secara ekonomi serta melibatkan masyarakat secara aktif dalam program kegiatan.
  2. Meningkatkan pemanfaatan dan penggunaan Sumberdaya Alam secara kolaboratif dengan melibatkan para pihak baik itu institusi pemerintah lainnya, masyarakat dan pengusaha dalam melaksanakan pengelolaan sumberdaya alam yang bernilai ekonomi termasuk penyediaan sarana dan prasarana pengolahan dan pengelolaan lingkungan.
  3. Memantapkan pola perlindungan dan konservasi Sumberdaya Alam dengan mengintensifkan pengamanan pada kawasan hutan dengan melibatkan aparat keamanan lainnya dan masyarakat sekitar kawasan hutan melalui pola pengamanan berlapis.
  4. Memantapkan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan melalui pemantauan berkesinambungan terhadap kualitas udara dan air serta melakukan melakukan upaya penyadartahuan serta penindakan secara hukum jika diperlukan terhadap berbagai pihak yang menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan.
  5. Memantapkan pengelolaan Sumberdaya Alam berbasis daya dukung dan daya tampung dengan menyediakan dokumen-dokumen lingkungan dan konsep regulasi yang bisa menjadi landasan dalam arah pengambilan kebijakan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
  6. Mempercepat perwujudan aparatur yang profesional dan sarana prasarana yang berkualitas melalui peningkatan kuantitas dan kualitas SDM Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB yang diprioritaskan pada unit pengelola di tingkat tapak dengan di dukung oleh penyediaan sarana prasarana operasional yang memadai.