Lombok Timur (31/5) Upaya mendukung pencapaian Proklim Lestari, Pemprov NTB melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan berikan penguatan kapasitas terhadap kelompok calon Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari.
Bertempat di Sekretariat Kelompok Proklim Karya Bersama Dusun Sapit. Turut dihadiri oleh Kepala Dinas LHK NTB, Koordinator Proklim Provinsi NTB, Dinas Lingkungan Hidup Kab. Lombok Timur, KPH Rinjani Timur, Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM) serta pengurus dan anggota kelompok.
Ketua Kelompok Proklim Karya Bersama, Sukrin mengatakan “Kelompok Proklim Karya Besama ini sudah melakukan kegiatan adaptasi dan mitigasi sejak tahun 2019. Dengan melakukan agroforestry, perlindungan mata air dan pengelolaan sampah”.

Namun dalam perjalannnya, masih banyak kendala yang dihadapi oleh kelompok diantaranya 1) Belum memiliki tempat/bangunan pengelolaan sampah. 2) Sarana Prasaran Pengolahan. 3) Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam pengolahan sampah masih kurang. 4) Pemasaran Produk yang dihasilkan oleh Kelompok.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas LHK NTB Jumansyah mengatakan “Kelompok harus memiliki inisiatif dalam pengolahan segala jenis produk yang ada, agar meningkatkan nilai jual. Bumdes dapat menjadi pengepul dan kami (pemerintah) akan mencarikan pasarnya”.

Terkait permasalahan sampah, Pemprov (DLHK) siap mendukung dan memfasilitasi baik itu peningkatan kapasitas SDM dengan mengedukasi/memberikan pelatiahan pengelolaan sampah.
Sementara perwakilan dari LPSDM mengatakan “Pihaknya akan terus mensupport serta mendampingi kelompok Proklim Karya Bersama, baik itu materil maupun non-materil”
“Saya berharap, kelompok Proklim Karya Bersama tetap memiliki semangat yang tinggi untuk melakukan kegiatan mendukung proklim serta meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait” Tutup Julmansyah (bn)




