DISLHK NTB

Website Resmi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB

Kegiatan

DLHK Menghadiri Talkshow Bersama Pandawara

(Kuranji), Setelah berjibaku melakukan Beach Clean Up bersama ratusan relawan dan penanamn mangrove di Pantai Tanjung Luar, Lombok Timur, Kamis pagi (19/12), Tim NTB Zero waste lanjut menghadiri Talkshow yang digelar pada sore hari di UD Pet Lombok, Kuranji Lombok Barat. Acara ini masih merupakan rangkaian acara yang digawangi Komunitas We Save NTB yagn didukung oleh Aqua.  

Talshow ini mengangkat tema Menggerakkan #BijakBerplastik di semua kalangan untuk Destinasi Berkelanjutan. Hadir sebagai peserta adalah perwakilan dari pelajar SMA/SMK sederajat, SMP, komunitas, duta lingkungan dan para tenaga pengjar. Kegiatan Talkshow menjadi menarik, karena selain pemateri dari Dinas LHK, Pihak Sponsor yaitu Aqua, komunitas local yaitu We save NTB, juga menghadirkan influencer lingkungan yang viral di sosial media karena aksinya yang seringkali membersihkan Sungai, yaitu Pandawara.

Acara Talkshow dikemas dengan dialog interaktif antara narasumber dan peserta. Dinas LHK yang diwakili oleh Dian Sosianti menyampaikan bahwa menguban mindset Masyarakat untuk peduli tentang isu persampahan adalah di mulai dari diri sendiri. “Mengajak masyarakat untuk peduli itu tidak mudah, tapi bisa yaitu dimulai dari diri sendiri. Peserta yang hadir sore ini, sepulang dari acara, mau melakukan apa? Coba dulu lakukan dengan hal kecil seperti membawa tas belanja untuk mengurangi penggunaan tas kresek sekali pakai”, papar Pranata Humas Muda DLHK ini. Dian juga menjelaskan bahwa program strategi yang diusung pemerintah tidak akan berhasil jika tidak ada peran serta dari Masyarakat.

Sementara itu, dari pihak Aqua yang diwakili oleh Anie Wahyuni mengungkapkan, Aqua telah berkomitmen untuk terus mengajak Masyarakat untuk #BijakBerplastik. Sesuai dengan tagar yang diusung bahwa pihak Aqua senantiasa terlibat dalam aksi menjaga lingkungan, salah satunya dengan memberikan dukungan kepada Masyarakat yang mengelola sampah plastik daur ulang. “Pengelolaan sampah plastic akan menarik jika Masyarakat menjadikannya sebagai sebagai sumber bisnis, maka hal ini dapat membantu secara ekonomi”,jelas Anie.

Diskusi semakin seru Ketika dua komunitas dari berbeda daerah yaitu We Save NTB dan Pandawara berbagi kisah inspiratif mereka selama menjadi relawan lingkungan khususnya isu persampahan. Seperti yang diketahui Pandawara adalah salah satu influencer yang cukup viral dua tahun belakang. Aksi lima anak muda yang membersihkan Sungai yang sangat kotor oleh sampah  menjadi inspirasi karena membawa mereka pada kesukesan saat ini. “Menjadi viral adalah beban bagi kami”, ujar  salah satu anggota pandawara. Menjadi terkenal dari aksi membersihkan sampah tidak serta merta mendapat dukungan, karena tak sedikit juga yang meragukan aksi tersebut hanya bersifat sementara.

Setali tiga uang dengan Pandawara, di NTB ada komunitas serupa yaitu we Save NTB. Komunitas ini telah melakukan apa yang dilakukan pandawaran jauh sebelumnya. Bahkan aksi mereka tidak hanya clean up tetapi juga memberikan edukasi dan membangun sekolah yang berbayar dengan sampah. Kegiatan yang dilakukan we save telah dimulai sepuluh tahun silam.

Aksi-aksi baik dalam menjaga lingkungan dari ancama bahaya sampah sangat banyak. Dari sabang hingga Merauke pasti akan selalu ada yang peduli, dan itu dating silih berganti. Maka, melakukan kebaikan itu mudah, yang susah itu menjaga kebaikan itu untuk istiqomah. (ds)

 

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *